Pages

Labels

nilna. Powered by Blogger.
Showing posts with label prive. Show all posts
Showing posts with label prive. Show all posts

Saturday, 12 October 2013

Pengantar Ilmu Akuntansi

PENGERTIAN AKUNTANSI
Mungkin definisi akuntansi yang paling representatif adalah sebagai berikut:
Suatu kegiatan jasa yang fungsinya menyajikan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan, mengenai suatu entitas ekonomi yang berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi, dan membuat pilihan yang tepat di antara beberapa alternatif tindakan.

Definisi ini lebih sesuai untuk era informasi di mana paradigma akuntansi telah bergeser dari sekedar aktifitas yang tersusun dalam proses-proses, menjadi paradigma penyediaan informasi karena kesadaran orang akan arti penting dari informasi dan penguasaannya. Akuntansi merupakan serangkaian prinsip dan praktik yang berguna sebagai pedoman untuk pengolahan data transaksi (transaction) dan kejadian (events), sehingga menjadi informasi yang berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Akuntansi berhubungan dengan proses pencatatan, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan data keuangan dari suatu entitas ekonomi, serta interpretasi dari laporan tersebut.

PENGGUNA INFORMASI AKUNTANSI
Para pengguna laporan keuangan dapat dikelompokkan menjadi dua pihak, intern dan ekstern, mereka adalah:
I.      Pihak Intern:
  1. Manajemen
  2. Pegawai perusahaan
  3. Komisaris
II.    Pengguna Ekstern:
  1. Investor dan calon investor
  2. Kreditor dan calon kreditor
  3. Pemerintah
  4. Analis keuangan, akademisi, dan masyarakat

PROFESI AKUNTANSI
Profesi dapat diartikan suatu pekerjaan/kegiatan yang ditekuni oleh seseorang. Profesi akuntansi secara umum terbagi atas:
1.    Akuntan Privat atau Akuntan Perusahaan/Organisasi, yaitu akuntan yang bekerja atau menjadi karyawan pada suatu perusahaan, yayasan, atau pada organisasi secara umum, baik yang profit-oriented maupun yang non profit-oriented. Akuntan privat juga dikenal sebagai akuntan manajemen.
2.    Akuntan Publik, yaitu akuntan yang memberikan jasa-jasa di bidang keuangan dan akuntansi dengan mendapatkan suatu fee atau honor atas jasa yang diberikannya.

Adanya dua profesi tersebut dan adanya dua kelompok pengguna informasi keuangan mendorong timbulnya dua bidang akuntansi, yaitu akuntansi manajemen dan akuntansi  keuangan. Akuntansi manajemen terutama berhubungan dengan pelaporan keuangan bagi pihak intern perusahaan. Kegunaan dari informasi menjadi dasar utama dalam memproses informasi akuntansi. Suatu informasi, baik isi maupun bentuknya, akan diproses dan dihasilkan jika dipandang berguna bagi pihak intern perusahaan.
Akuntansi keuangan menekankan pada penyediaan informasi untuk pihak ekstern. Agar informasi yang dihasilkan dapat dipahami dengan baik dan berguna untuk pengambilan keputusan ekonomis, diperlukan adanya suatu pedoman yang disepakati bersama, yaitu prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum. Di Indonesia, pedoman tersebut terwujud pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), lembaga profesi akuntansi yang diakui di Indonesia.
Selain akuntan privat dan akuntan publik, dikenal juga jenis profesi akuntansi yang lain, namun pada dasarnya dapat dimasukkan dalam salah satu dari kelompok di atas, yaitu:
a.    Akuntan Pemerintah, seperti para akuntan yang bekerja sebagai tenaga pemeriksa pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jenderal seluruh Departemen, dan Pemeriksa pada Direktorat Jendral Pajak Departemen Keuangan.
b.    Akuntan Pendidik, yaitu para akuntan yang menjadi guru, dosen, dan akademisi.

ASUMSI-ASUMSI DASAR
Akuntansi dibangun atas dasar asumsi-asumsi tertentu. Asumsi-asumsi tersebut menggaris- bawahi prinsip-prinsip dan standar yang berlaku. Asumsi dasar ini memainkan peranan yang amat penting sebagai dasar praktik akuntansi maupun pelaporan keuangan.
Berikut ini Asumsi-asumsi Dasar dalam Akuntansi:
 

Blogroll

About